Recent Updates Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • fortunila.dewi10 1:07 am on 23 September 2012 Permalink | Reply  

    Perbedaan Unix, Linux, dan Windows 

    Perbedaan antara Unix, Linux, dan Window

    UNIX

    Pada tahun 1969 oleh Ken Thompson dari Laboratorium Bell AT & T menciptakan UNICS (UNIplexed Information and Computing Services) yang ditulis dengan bahasa Rakitan. Tahun 1973 Ken Thompson & Dennis Ritche memperbaiki dengan menggunakan Bahasa C. Tahun 1980an keluarlah XENIX. PC/IX dikembangkan oleh Interactive Systems Corporation. PC/IX terdaftar sebagai versi single User Unix. Venix merupakan konversi lain dari sistem operasi Unix. Unix merupakan suatu sistem operasi yang variasinya berjalan pada berbagai tipe komputer yang berbeda. Kelebihan dari sistem Unix yaitu multiuser, multitasking, portabilitas, compabilitas, interoperabilitas, availabilitas, skalabilitas. Multiuser adalah sejumlah pemakai dapat menggunakan sistem secara bersamaan. Keuntungan dengan adanya ciri multiuser adalah penghematan perangkat keras dan data dapat diakses oleh banyak pemakai secara serentak. Multitasking adalah seorang pemakai dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dari sebuah terminal. Portabilitas adalah sistem Unix mudah diadaptasikan ke sistem komputer yang lain atau pada berbagai jenis komputer.   Kekurangan dari sistem Unix yaitu performancenya tidak bagus ($,%,# ( $ : USER ; % : GUEST ; # : SUPERVISOR), memakai memori yang besar, penulisan perintah dibedakan antara huruf besar dan huruf kecil, harga sistem operasi komersial yang mahal, penawaran sistem operasi Unix versi “hampir” gratis tak sebaik sistem operasi Unix komersial, dan sedikit software untuk kantor.

     

    LINUX

    Nama “Linux” berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux. Linux memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering. Kemampuan Linux yaitu multiuser; multiprocessor; multitasking; multithreading (dapat menciptakan subproses dengan cara efisien); pembelokkan I/O, Pipe dan Filter; local dan Network File System; Security, login dengan password, ownership, group; X-Window. Kelebihan Linux yaitu Linux adalah sistem yang Open Source, freeware yaitu software yang bersifat free tanpa ada tuntutan dari hak cipta, minimal hardware yaitu tidak begitu membutuhkan hardware yang terlalu besar kapasitasnya maupun biayanya, stabilitas yaitu stabil digunakan sebagai apa saja baik Server maupun Client, Shared Libraries tidak merusak sistem lainnya jika di install dengan versi yang lainnya, sistem yang digunakan dapat berjalan seperti biasanya, dan kebal virus tidak terserang virus apapun seperti yang terjadi pada Windows. Kelemahan Linux yaitu sistem operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan Windows sehingga perlu waktu dan tenaga untuk belajar menggunakannya, penggunaan WYSYWYG (What You See is What You Get) belum bisa secara menyeluruh sehingga diperlukan trik tersendiri untuk menggunakannya, dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux, dan proses instalasi software atau aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.

     

    WINDOWS

    Windows adalah operating system buatan microsoft yang didirikan oleh Bill Gates. Pada November 1985, Windows 1.0 diluncurkan, setelah empat tahun dalam pembangunan sebagai” Interface Manager “. Bagi pengguna PC, itu adalah salah satu sarana untuk menjalankan perintah tanpa mengetiknya secara langsung dan untuk melaksanakan lebih dari satu tugas pada satu waktu. Pada Desember 1987, Windows 2.0 debut dan selama tahun berikutnya menjadi Windows/286 dan Windows/386. Pada Mei 1990, Windows 3.0 adalah perbaikan visual utama untuk sistem operasi. Ini menandai awal Windows bangkit dari ketidakjelasan, memperlihatkan ancaman yang nyata untuk sistem operasi dari Apple dan Commodore. Pelepasan memperkenalkan ikon, kemungkinan tumpang tindih jendela, dan terhormat pengolah kata Word dan program spreadsheet Excel. Pada Oktober 1992, Windows 3.1 mengklaim 1000 perubahan atas Windows 3.0 paling terkenal adalah “drag and drop” fungsionalitas dalam File Manager (yang kemudian menjadi Windows Explorer) dan sesuai konteks. Pada Juni 1998, Windows 98 disajikan terutama di belakang layar perbaikan. Dalam demonstrasi diperbaiki “plug-and-play” kemampuan instalasi hardware pada peluncuran OS, sistem terkenal jatuh, mengakibatkan dalam “Blue Screen of Death”. Pada September 2000, Windows ME (Millenium Edition) dimasukkan sejumlah perubahan pertama yang baru terlihat pada Windows 2000, yang dirilis terutama bagi pengguna bisnis. Memperkenalkan “pembaruan otomatis” untuk OS dan juga “System Restore”. Pada Oktober 2001, Windows XP adalah pertama yang berfokus pada rilis Windows akan dibangun diarsitektur dari berorientasi bisnis sistem Windows NT, dan yang pertama untuk memverifikasi keaslian melalui “aktivasi produk”. Pada November 2006, Windows Vista termasuk rakit perubahan visual, tapi di belakang layar, rilis terfokus pada keamanan. Namun, banyak yang kurang suka karena lisensi yang terbatas, integrasi dengan aplikasi pihak ketiga, dan manajemen hak digital. Pada Oktober 2009, Windows 7 melihat lebih jauh integrasi ke home network dan lebih “Aero” efek visual yang baik dimulai dengan Vista, bersama dengan dukungan untuk multi-touch dan layar sentuh pada perangkat touchpads. Kelebihan Windows adalah user friendly (mudah dalam penggunaannya), dukungan hardware yang lengkap, dan instalasi Software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain. Kekurangan Windows adalah harga licensi mahal, Mudah terserang penyakit (malware, virus, spyware, dll), dan komunitas terlalu sedikit karena bersifat closed-source.

     

     

     
  • fortunila.dewi10 6:15 am on 6 September 2012 Permalink | Reply  

    Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan 

     

    Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan merupakan departemen yang mempunyai mandat dalam pengembangan ilmu dan teknologi tanah dan lahan dilihat dari segi biofisik dan ruang yang meliputi pencirian, penggolongan, inventarisasi dan proses-proses yang terjadi serta perencanaan, pemanfaatan dan pengelolaan tanah dan lahan yang berkelanjutan. Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan di Institut Pertanian Bogor mempunyai enam laboratorium. Keenam laboratorium tersebut adalah Pengembangan Sumberdaya Fisik Lahan, Kimia Kesuburan Tanah, Konservasi Tanah dan Air, Bioteknologi Tanah, Penginderaan Jauh dan Informasi Spasial, dan Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Semua laboratorium ini digunakan oleh semua mahasiswa aktif Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan. Penelitian dilakukan di laboratorium yang telah dipilih pada semester enam (S1).

    Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan mempelajari semua ilmu mulai dari atas (langit) hingga ke kerak bumi. Mata kuliah yang dipelajari terdiri dari mata kuliah mayor, interdepartemen, minor. Mata kuliah interdepartemen merupakan mata kuliah dari departemen lain yang dapat mendukung mata kuliah mayor di Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan. Mata kuliah yang dipelajari pada semester tiga yaitu Dasar-dasar Ilmu Tanah, Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra, Analisis Tanah, Agrogeologi. Mata kuliah yang dipelajari pada semester empat yaitu Kimia Tanah, Fisik Tanah, Biologi Tanah, Geomorfologi dan Analisis Lanskap. Mata kuliah yang dipelajari pada semester lima yaitu Morfologi dan Klasifikasi Tanah, Bioteknologi Tanah, Pengelolaan Air, Kesuburan Tanah, Pengantar Agraria dan Kadaster. Mata kuliah yang dipelajari pada semester enam yaitu Manajemen dan Teknologi Pupuk, Konservasi Tanah dan Air, Sistem Informasi Geografis dan Kartografi, Perencanaan Pengembangan Wilayah, Survei dan Evaluasi Sumberdaya Lahan, dan Metodologi Penelitian. Mata kuliah yang dipelajari pada semester tujuh yaitu Perencanaan Tataruang dan Penatagunaan Lahan, Geografi Tanah Indonesia, Pengelolaan Tanah. Selain mata kuliah tersebut, terdapat KKP pada semester tujuh. KKP dilakukan di sebuah desa. Mata kuliah yang dipelajari pada semester delapan yaitu seminar dan skripsi.

    Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan memiliki sebuah himpunan keprofesian yang bernama Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah (HMIT). HMIT didirikan pada 21 Agustus 1972 dan merupakan himpunan keprofesian pertama di IPB. Terdapat beberapa divisi di HMIT yang bertujuan mendukung kemampuan bidang akademik maupun softskill mahasiswa Ilmu Tanah. Selain himpunan keprofesian, terdapat biro lingkungan hidup yang bekerja sama dengan HMIT. Biro lingkungan hidup tersebut bernama Azimuth. Azimuth didirikan pada 2 September 1992. Azimuth mewadahi mahasiswa Ilmu Tanah yang cinta akan alam.

     

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel